AKU BOLEH CERITA ? :)
Aku gak tau pasti awalnya itu
gimana, yang paling aku inget, kamu pertama kali ngehubungin aku lewat jejaring
sosial. Entah ada maksud apa, aku juga gak tau , “ih, ada kakak kelas yang
ngemessage (‾˛‾")”. Rasanya itu… antara pengen ngebales karena sungkan dan …. (¬͡˛
¬͡”)
Waktu itu, tepatnya tanggal 13 Januari 2012.
Awal dari semuanya (´⌣`ʃƪ)
Berawal dari jejaring sosial,
berlanjut ke pesan singkat.
Setiap sore, selalu ada satu pesan
baru tertera di handphoneku, yang
tergeletak di meja penuh tumpukan buku. Momen ini yang paling aku ingat,
pesan pertamamu selalu diawali dengan emoticon tersenyum “:)”. Salah satu
perbedaan antara kamu dan banyak lelaki yang aku kenal. Meskipun banyak orang
yang menganggap ini hal biasa, menurutku in
i salah satu keistimewaanmu. Entahlah.. ツ
i salah satu keistimewaanmu. Entahlah.. ツ
Bayangkan, kita gak pernah putus komunikasi
sejak kamu mengirim pesan pertamamu ke handphoneku. Pernah sih, suatu hari kamu
gak ngehubungin aku, aku tau itu trikmu, “Jual Mahal”. Tapi maaf, aku bisa
membaca trikmu ("`▽´) dan 4 bulan
berturut-turut kamu mengisi lembar-lembar kertas kosong yang tak berisi apa-apa
di hidupku dan dari 4 bulan itu, aku mulai merasa nyaman, dekat dengan semua
tentang kamu.
SilverQueen ╮(^▽^)╭
Masih inget ini? Kadomu pas aku
ulang tahun :D Yang kamu titipin temenku, terus disembunyiin di helmku dan
akhirnya mencair kena sinar matahari :D
Don’t You Remember ? 18 Mei 2012.
Dari tanggal itukan awal cerita bahagia kita ?
18 Mei 2012 :D. Waktu itu, kamu
tiba-tiba datang dan duduk disampingku. Jika aku mengingatnya…. Mmmm.. haha,
itu lah kamu, selalu diawali dengan sebuah gurauan, aku suka :). Di tanggal
itulah, Jum’at, 18 Mei 2012 jam 12.30, semuanya di mulai :). Aku masih
mengingat semuanya (。◕‿◕。) .Kamu?
Kamera :o
Entah tanggal berapa, aku lupa :D .
Waktu itu kita ke bromo berdua, entah untuk apa, tapi aku meminjam kamera temanku.
Yang aku ingat, suasana saat itu kurang menyenangkan. Mungkin pertanda kalau
kita bakalan kena musibah T.T. Masih ingetkan ? uang kita melayang gara-gara
kita ngerusakin kamera itu :3 aahh, udahlah. Terlalu perih untuk diingat (┌_┐)ƪ(ˇεˇc)
Keliling keliling keliling (´∀`)
“Syg, kita udah ngedatengin semua
tempat di kota lo, ayo, mau kemana lagi?”, katamu :). “nantik kalau aku udah
kerja, kamu tak ajak jalan-jalan”, katamu juga :). Seneng banget ngedengerinnya
:D padahal cuma kata-kata kayak gitu. Sederhana. Tapi itu yang aku suka.
Kesederhanaan perasaanmu yang kamu ungkapkan ke aku. Sederhana tapi bermakna (´⌣`)
Seiring berjalan waktu… Berubah.. (┒'˛'┎)
Perhatian yang kamu tunjukkan,
sedikit demi sedikit berkurang. Saat itu aku gak tau pasti apa sebabnya.
Mungkin karena aku terlalu mengabaikan semua perhatian yang ingin kamu
ungkapkan. Aku memang seorang yang
kurang peka dengan sekelilingku, maaf ya (´⌣`). Mungkin di sini, awal dari akhir semuanya :’)
Kalau ini sudah jalannya, harus gimana lagi? :’)
Dari hilangnya perhatianmu, egoisku mulai
memuncak. Perasaan selalu ingin dimengerti, selalu muncul. Terlalu menuntut,
mungkin terkadang timbul. Sifat kekanak-kanakan pun yang akhirnya tercipta,
tapi hanya satu tujuanku, mendapat perhatianmu yang dulu :’) apa aku salah?
Salah! Dari kesalahan yang aku buat, demi keinginan konyolku. Salahku.
(˘ʃƪ˘)
Berharap,
semuanya kembali. Apa mungkin terjadi?
“Move On”. Satu kata yang sering mereka ucapkan,
teman-temanku. Termasuk kamu yang memaksaku, agar melakukan hal itu. Tapi untuk
apa? Jika semuanya terasa mustahil dilakukan? Perasaan ini gak bisa dipaksa.
Semakin dipaksa, semakin mustahil dilakukan. Biarkan semuanya berjalan apa
adanya. Harapan agar kamu kembali pasti ada, tapi apa mungkin itu terjadi? (
⌣ń_ ⌣ǹ)
“Terserah”,
cuma kata itu yang ada dipikiranku agar aku berhenti memperdulikanmu. Terima
kasih, kamu mengajariku tentang arti memahami, menjadi wanita tegar dan
berusaha untuk menjadi sosok lebih dewasa :)
Jaga baik-baik diri kamu selagi aku gak ada
disamping kamu :’). Di dalam do’aku, masih terselip nama kamu lo :). Aku setia
do’ain kamu dari sini, buat ngejaga kamu, di mana pun kamu berada :) Sayang ini
masih tersimpan rapi di dalam sini. Gak salahkan? Yaudah (´⌣` )
0 comments:
Post a Comment