Monday, April 29, 2013

I Want You Back

Posted by Unknown at 11:16 PM

Aku memang hidup dikeramaian. Kamu menemukanku di dalam kerumunan manusia-manusia lain. Sebelum aku mengetahui tentangmu, semuanya memang tak ada yang spesial. Hingga waktu itu datang. Semuanya berubah menjadi sempurna. Entah ada faktor apa, aku belum bisa menemukannya. Tapi satu hal yang harus kamu tau, kamu segalanya di hidupku. Terkesan berlebihan, namun memang itu yang aku rasakan sekarang. Terlebih, saat kamu memilih pergi dari lembaran hidupku.

Rindu :’) | Aku tak bisa lupa dengan semuanya, tak bisa menghapus memory indah ini. Apa kamu tak bisa memahaminya? Sulit, sangat sulit.
Tolong pahami ini :’). Aku tau ini hal mudah bagimu, iya kan? Tapi itu tidak untukku sayang :’)

Memory :’) | ingin rasanya mengulang kembali. Tapi ada satu masalah di sini, kamu telah mengusirku. Menendangku dari hidupmu. Meleparku dari ceritamu. Menghempaskanku bersama memory ini. Kenapa harus aku yang menyimpannya? Aku selalu tergoda untuk membukanya. Tak bisakah kamu menyimpan sebagian dari kenangan kita? Ah maaf, aku tau kamu sudah tak sudi.

Banyak lelaki datang, berusaha menjadi hal penting di hidupku. Ada beberapa yang menarik perhatianku, tapi tak bisa mengubah rasa yang sudah terlanjur nyaman menetap di benak ini. Tak pernah aku menemukan sosok yang bisa menggantikan dirimu. Atau memang kau tak bisa terganti? Sayang, kenapa Tuhan harus menggoreskan cerita seperti ini di antara kita? Tak bisakah, cerita ini ditukar dengan cerita yang membuatku selalu tersenyum?

Kini, kau mengembalikanku di tempat asalku, dikeramaian. Aku berdiri di tengah-tengah kerumunan manusia yang berlalu-lalang bersama kebahagiaan mereka masing-masing. Aku merasa sepi, sendirian meskipun di tengah keramaian. Tak ada yang menemani.

Saat semuanya memang harus dilupakan, aku berusaha melupakan. Tapi mengapa kamu selalu muncul dihadapanku, saat aku sudah benar-benar mengetahui arti tegar. Bukan salahmu, ini salah perasaanku yang masih menyisakan ruang yang tak pantas kau tinggali. Ruang ini terlalu berantakan, penuh memory yang berserakan dan belum ku susun rapi. Maaf, aku masih mengikatmu dengan rasa sayang yang bodoh ini. Maafkan aku :’)

0 comments:

Post a Comment

 

Ketikan Jemariku Copyright © 2010 Design by Ipietoon Blogger Template Graphic from Enakei